Artikel
Bagaimana Grosir Jakarta Mempersingkat Siklus Penjualan dengan Odoo Sales
Sebuah grosir Jakarta memangkas waktu penawaran-ke-pesanan dari hari menjadi jam dengan Odoo Sales — template, penerimaan online, dan handoff otomatis ke gudang. Kisahnya.
- narrative
- odoo
Sebuah grosir di Jakarta — memasok material kemasan ke pabrikan dan bisnis lain, beberapa ratus pesanan sebulan — punya proses penjualan yang lambat dengan cara yang tak bisa ditunjuk siapa pun. Deal tidak sering gagal; mereka hanya butuh terlalu lama, dan tim selalu sibuk tanpa jelas bergerak lebih cepat. Sumbatannya ternyata pada penawaran itu sendiri.
Ke mana hari-harinya pergi
Pelanggan meminta penawaran, biasanya lewat WhatsApp atau telepon. Seorang sales lalu membangun penawaran manual: mencari harga terkini di spreadsheet, mengecek tier mana pelanggan itu, mengetik semuanya ke template Word, mengekspor PDF, dan mengirim email. Ini butuh dari satu jam sampai hampir sehari tergantung kesibukan dan berapa banyak baris pesanannya.
Lalu pelanggan mendiamkannya, atau membalas dengan pertanyaan, atau meminta harga reseller yang seharusnya mereka dapat sejak awal tapi tidak karena ada yang pakai sheet salah. Bolak-balik, sehari di sini, sehari di sana. Saat pelanggan akhirnya bilang ya, pesanan diketik ulang ke sistem inventory dan lagi ke akuntansi — lebih banyak waktu, lebih banyak peluang angka melenceng.
Seluruh siklus, penawaran sampai terkonfirmasi-dan-diserahkan-ke-gudang, rutin butuh tiga sampai lima hari untuk apa yang seharusnya transaksi hari-sama.
Apa yang berubah
Mereka memindahkan penjualan ke Odoo dan mengubah tiga hal.
Template penawaran dan pricelist. Katalog produk, harga terkini, dan tier pelanggan masuk ke Odoo. Kini sales membangun penawaran dengan memilih produk dan kuantitas; harga reseller atau volume yang tepat berlaku otomatis. Penawaran yang dulu butuh satu jam kini butuh beberapa menit, dan selalu berharga benar.
Penerimaan online dengan dorongan WhatsApp. Penawaran kini keluar sebagai link online yang dibuka dan diterima pelanggan dengan ketukan, dibagikan lewat WhatsApp tempat pelanggan benar-benar melihat. Bolak-balik “sudah terima penawaran saya?” sebagian besar lenyap, dan penerimaan datang lebih cepat karena menerima adalah ketukan, bukan tugas.
Handoff otomatis. Pesanan terkonfirmasi kini membuat pengiriman di Inventory dan faktur dalam satu gerakan. Tanpa mengetik ulang ke dua sistem lagi, tanpa rekonsiliasi. Gudang melihat pesanan begitu dikonfirmasi.
Hasilnya
Siklus penawaran-ke-pesanan turun dari tiga-sampai-lima hari menjadi, dalam kebanyakan kasus, hari yang sama. Penawaran keluar dalam menit dan berharga benar, pelanggan menerima lebih cepat, dan gudang mulai menyiapkan pesanan berjam-jam lebih awal dari sebelumnya. Tim menangani lebih banyak pesanan tanpa menambah orang, sekadar karena tiap pesanan berhenti memakan jam penanganan manual.
Kenapa berhasil
Kemenangannya bukan satu fitur; melainkan menghapus tiga sumber penundaan terpisah sekaligus — konstruksi penawaran lambat, penerimaan lambat, dan handoff lambat. Masing-masing telah memakan sehari, dan Odoo meruntuhkan ketiganya karena catatan pesanan yang sama mengalir lewat harga, penerimaan, pemenuhan, dan penagihan tanpa ada yang menginput ulang.
Tim juga mendapat sesuatu yang kurang terukur: para sales berhenti menghabiskan hari mereka untuk admin penawaran dan mulai menghabiskannya untuk pelanggan. Kapasitas yang terbebas itu, kata pemiliknya, seperti diam-diam merekrut dua orang lagi.
Kalau siklus penjualan Anda terasa lambat tanpa penjahat jelas, langkah penawaran dan handoff biasanya tempat hari-hari bersembunyi. Kami senang melihat proses Anda dan menunjukkan ke mana waktunya pergi, dalam obrolan satu jam gratis.